GANGGUAN JIWA BISA DICEGAH DENGAN HERBA INI ?

Kejiwaan menurut kamus besar bahasa Indonesia mempunyai banyak arti. Kejiwaan bisa diartikan sebagai seluruh kehidupan batin manusia yang
termasuk perasan, pikiran, angan-angan, dan sebagainya.
Kata tersebut juga bermakna sebagai sesuatu atau yang menjadi sumber tenaga dan semangat pada manusia. Maka dari itu kejiwaan memiliki peran penting sebagai salah satu faktor yang menentukan bagaimana mental seseorang terkait penyakit atau kesembuhan itu muncul hingga ditangani.

Pendekatan-pendekatan yang dilakukan dalam metode thibb-an-nabawi memiliki berbagai dimensi. Dimensi itu mencakup jiwa atau psikis, nutrisi, hingga organ. Sehingga pendekatannya tak melulu permasalahan fisik atau nutrisi belaka.

Dalam suatu konsultasi dengan pasien, orang tersebut mengatakan seluruh perutnya mengalami kram. Ketika digunakan untuk bernapas, dipegang, atau minum herba, hanya rasa sakit yang muncul. Pendiagnosis kemudian bertanya, apakah orang itu banyak minum herba? Apakah orang itu menjalani terapi yang panjang? Jawabannya mengejutkan: tidak.

Untuk membangun mental yang tangguh terhadap diri pada tubuh, kita bisa memanfaatkan kekuatan dengan memanfaatkan alur jiwa yang diartikan sebagai istiqomah. Istiqomah berarti berteguh pendirian dan selalu konsisten. Maka disebutkan istiqomah adalah orang yang mempunyai ketangguhan dan kemampuan pada kejiwaan. Tanamkan hal tersebut pada diri kita.

Sebagai contoh kadangkala kita bertemu dengan seseorang atau pasien yang memiliki penyakit tak kunjung sembuh selama bertahun-tahun. Orang ini mengatakan, dirinya telahmelakukan berbagai upaya untuk menyembuhkan dirinya. Ia sudah mengonsumsi herba, tetapi belum juga sembuh. Selain itu ia juga mengatakan berbagai terapi yang diikutinya juga tak menyembuhkannya. Sebenarnya, hal ini merupakan konsep sederhana bagaimana kejiwaan bisa berpengaruh pada kesehatan. Jika kita menilik dari kisah tersebut, ketika herba dan terapi tidak menjadikan faktor kesembuhan maka, sumber penyakit harus diperbaiki dengan menguatkan jiwanya. Jiwa berhubungan dengan Sang Pencipta yang juga berhubungan pada mental seseorang.

Leave a Reply